Rabu, 15 Juni 2016

SAYEMBARA PENULISAN CERITA ANAK BERBASIS KEARIFAN LOKAL

SAYEMBARA PENULISAN CERITA ANAK BERBASIS KEARIFAN LOKAL

Assalamu’alaikum.wr.wb.
Salam sejahtera dan bahagia bagi Anda pengunjung kolom Edukasi di manapun berada.
Untuk menjadi generasi yang unggul, anak Indonesia memerlukan inspirasi positif dari berbagai sumber, antara lain, cerita anak.
Pesan dalam cerita anak seyogianya mampu membuat anak tidak hanya berwawasan global nan modern, tetapi juga berwatak luhur selaras dengan kearifan budayanya.
Gagasan tentang nilai kebaikan yang terwujud dalam adat istiadat, pepatah petitih, permainan tradisional, dan warisan budaya takbenda lainnya merupakan khazanah kearifan lokal yang sangat berharga untuk dimanfaatkan sebagai bahan cerita anak.

Sehubungan dengan hal itu, guna menyediakan prasarana penghargaan bagi guru yang berprestasi dalam penulisan karya sastra, Pusat Pembinaan, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa memberikan peluang dan tantangan bagi guru SD dan MI serta guru lembaga PAUD untuk mengangkat kearifan lokal menjadi bacaan bermutu yang sesuai dengan kebutuhan anak Indonesia melalui Sayembara Penulisan Cerita Anak Berbasis Kearifan Lokal.

Peserta sayembara ini adalah guru sekolah dasar (SD) dan madrasah ibtidaiah (MI) serta guru lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD) di seluruh Indonesia. Cerita berbentuk prosa dan menggunakan bahasa Indonesia. Isi cerita sesuai untuk anak berusia 4 - 10 tahun.

Tema cerita sesuai dengan kekinian, tidak mengandung unsur pornografi dan radikalisme, serta tidak berpotensi menimbulkan konflik suku, agama, ras, dan antargolongan.

Cerita mengangkat kearifan lokal, tetapi tidak bersumber dari cerita rakyat. Cerita harus asli (bukan saduran atau terjemahan), belum pernah diterbitkan atau dipublikasikan, dan tidak sedang diikutsertakan dalam lomba apa pun.

Naskah cerita memuat 2.500-3.000 kata serta diketik dengan menggunakan kertas ukuran A-4; huruf Tahoma berukuran 11; spasi 1,5; dan satu sisi halaman (tidak bolak-balik).

Naskah cerita dapat disertai ilustrasi buatan sendiri.
Baca juga: Lomba Artikel dan Karya Jurnalistik Serta Lomba Foto Pendidikan dan Kebudayaan
Naskah cerita dikirim sebanyak empat rangkap dengan dilampiri;

a. biodata (termasuk alamat lengkap yang terjangkau layanan pos dan nomor telepon yang dapat dihubungi),b. fotokopi kartu tanda penduduk (KTP),c. surat keterangan mengajar dari kepala sekola/ lembaga pendidikan, dand. surat pernyataan keaslian karya bermaterai rp.6.000,00.

Peserta dapat mengirim naskah sebanyak-banyaknya tiga judul karya.

Naskah dapat diserahkan secara langsung atau dikirimkan melalui pos.

Naskah diterima panitia selambat-lambatnya 29 Agustus 2016 (per tanggal pengiriman).
Karya terbaik akan diumumkan pada 26 September 2016, baik melalui publikasi di laman Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa maupun melalui surat dan telepon kepada pemenang.

Enam peserta dengan karya terbaik akan memperoleh penghargaan berupa piagam, cindera mata, dan dana pembinaan penulisan kreatif dengan perincian jumlah sebagai berikut;

a. Pemenang I : Rp.12.000.000,00b. Pemenang II : Rp.10.000.000,00c. Pemenang III : Rp.8.000.000,00d. Pemenang IV : Rp.6.000.000,00e. Pemenang V : Rp.5.000.000,00f. Pemenang VI : Rp.4.000.000,00

Jumlah dana pembinaan tersebut akan dipotong pajak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Sepuluh karya terbaik akan diterbitkan dalam bentuk antologi.
Penghargaan akan diserahkan pada acara Puncak bulan Bahasa dan Sastra di Jakarta pada akhir Oktober 2016.

TANGGAL PENTING;
1. Penerimaan naskah : 1 Juli – 29 Agustus 2016

2. Pengumuman pemenang : 26 september 2016

3. Pemberian penghargaan : Akhir Oktober 2016.
ALAMAT PENGIRIMAN;
Panitia Sayembara Penulisan Cerita Anak

Pusat Pembinaan, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Jalan Daksinapati Barat IV, Rawamangun, Jakarta 13220

Telepon (021) 4896558, 4894564, 4750406 Pesawat 2203

Pos-el: penghargaanbb@gmail.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar