Minggu, 01 Mei 2016

BUKAN SAYA YANG SALAH, TAPI ANDA DAN ANDA YANG PERLU MEMPERBAIKINYA

BUKAN SAYA YANG SALAH, TAPI ANDA DAN ANDA YANG PERLU MEMPERBAIKINYA..!!

Kitakah manusia yang tak mau mengakui kekhilafan?, tak mau mengakui bahwa diri terlalu ego, tak pernah mengakui bahwa tak akan bisa lengkap melihat kekurangan diri, tapi begitu sempurna melihat aib orang di sekitar.

Kitakah manusia yang ketika dihadapkan sebuah cermin untuk mengaca, kita justru memecahnya? Tak mau menerima bahwa bayangan wajah buruk pada cermin itu memang wajah kita, lalu kita salahkan si-B dan si-A.

Dan kitakah manusia yang ketika tidak diterima di mana-mana, tak pernah sibuk menanyakan "apakah ada yang salah pada kita?" Tapi justru mengatakan, "Bukan saya yang salah, Tapi Anda dan Anda yang perlu memperbaikinya.!!"

Jika demikian, terlalu buruknya kita. Lupakah kita? Bahwa ketika satu telunjuk menghadap orang lain, di saat yang sama, satu Ibu jari sedang bersembunyi, dan tiga jari mengarah pada kita. Itu artinya; ketika kita menuding orang lain, memburukkan orang lain, tanpa kita sadari kita sedang menunjukkan kepada yang lain tentang keburukan kita. Sehingga Ibu jari (jempol) sendiri malu menampakkan wajahnya ke arah kita.

Pertanyaannya, sampai kapan kita pelihara tingginya baqo' kita ?

Sebuah renungan yang saya tulis untuk kita semua, terlebih untuk saya. Semoga Allah tak pernah mampukan kita memecah cermin yang dihadapkan pada kita..!!
Allahu ya Ghofar ya Nurul Qolbi, sejukkan hati-hati kami, mampukan kami membahagiakan orang-orang di sekitar dengan cara yang benar :)

Surabaya, 2 Mei 2016
#DariKakPuput untuk kita
#Hardiknas2016

Tidak ada komentar:

Posting Komentar